Usia Kandungan 5 Bulan, Perkembangan Janin dan Posisi Tidur Ibu

  • Whatsapp
perkembangan janin usia kandungan 5 bulan
Gambar ilustrasi (sumber : flickr.com)

Usia kendungan 5 bulan – Setelah usia kandungan memasuki bulan kelima, janin akan mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Kali ini janin telah mampu merasakan keadaan lingkungan sekitar, anggota tubuh semakin sempurna dan organ tubuh berkembang pesat.

Sentuhan di perut ibu bisa dirasakan oleh janin dengan respon gerakan.Pada usianya yang ke lima rambut halus telah tumbuh, termasuk alis dan rambut kepala. Gerakan – gerakan janin sekarang semakin kuat dan janin mampu merespon lingkungan dengan gerakan.

Muat Lebih

Janin aktif bergerak terutama pada malam hari, sedangkan di pagi dan sore hari janin tidur nyenyak sehingga tidak dijumpai gerakan saat itu.

Perkembangan Janin Usia 5 Bulan

Perkembangan janin di usia kandungan 5 bulan antara lain adalah sebagai berikut :

  • Jaringan kulit sudah mulai terbentuk, yaitu terdiri dari dua lapisan kulit epidermis dan juga lapisan dermis
  • Janin sudah mampu menerima dan merespon rangsangan sentuhan di perut ibu
  • Lapisan kulit luar (epidermis) sudah membentuk pola tertentu
  • Lapisan kulit dalam (dermis) telah membentuk sel – sel pembentuk lemak, pembentuk syaraf dan pembuluh darah
  • Ukuran janin semakin membesar dan mulai banyak minum
  • Bentuk wajah mulai kelihatan
  • Janin sering meregang – regangkan otot
  • Indra penglihatan semakin sempurna
  • Perasaan janin lebih sensitif
  • Indra pendengaran berkembang
  • Janin telah mampu melindungi diri dengan vernix caseod (kelenjar yang mampu mengatur temperatur tubuh tetap stabil)
  • Janin sudah mempunyai sistem imun untuk melindungi diri dari infeksi dan penyakit
  • Kelenjar lemak mulai terbentuk dan mampu mengahasilkan lemak untuk menjaga keseimbangan tubuh
  • Ginjal terbentuk dan mampu menghasilkan urine
  • Janin membutuhkan banyak suply darah
  • Otot – otot janin semakin menguat
  • Gerakan janin semakin banyak

Usia kandungan 5 bulan tapi perut masih terlihat kecil, normalkah ?

Ada beberapa ibu hamil yang cemas gara – gara perut yang masih terlihat kecil mesti kandungan telah memasuki bulan kelima. Setelah konsultasi ke dokter, ternyata dokter bilang normal dan tidak ada masalah pada janin.

Penjelasan dokter mungkin membuat hati lega, tapi setelah bertemu dengan ibu hamil lain dengan umur kandungan yang sama, perasaan cemas semakin menjadi – jadi karena bentuk perut berbeda jauh. Bagaimana penjelasan tentang kasus tersebut ?

Apakah ibu hamil dengan perut  kecil di usia kehamilan trimester kedua tergolong normal ? apa yang harus dilakukan ?

1. Hitung usia kandungan dengan minggu

Untuk memperoleh informasi yang lebih akurat, sebaiknya ibu hamil menghitung usia kandungan berdasarkan minggu, bukan bulan. Mengapa ? karena perkembangan janin tiap minggu itu sangat cepat.

Jika perut Anda masih tergolong kecil di usia kandungan kelima sedangkan teman Anda perutnya sudah besar, bisa jadi usia kandungan Anda itu awal bulan kelima sedangkan usia kehamilan teman Anda adalah akhir bulan kelima.

2. Lakukan pemeriksaan kandungan dengan USG

Cara paling akurat dalam memperkirakan pertumbuhan janin adalah melalui pemeriksaan USG. Jika ternyata perut tetap kecil meski usia kandungan telah 5 bulan terjadi karena masalah kehamilan yang membahayakan janin pasti dokter akan memberitahukan kepada Anda.

Ketika dokter telah menyatakan kandungan baik – baik saja, Anda tidak perlu khawatir dan cemas, yang penting tetap menjaga kehamilan tetap sehat dan mengkonsumsi makanan sehat.

Cara Menjaga Kandungan Usia 5 Bulan

Setelah Anda mengetahui perkembangan janin bulan kelima, perlu kiranya Anda mengetahui bagaimana cara menjaga kandungan agar tetap sehat dan tidak terjadi gangguan kehamilan.

Perlu Anda ketahui bahwa saat ini ibu hamil tidak lagi mengalami morning sickness (mual muntah) yang membuat ibu lemes, letih dan lelah. Jika ternyata ibu hamil masih tetap mual dan muntah meski usia kehamilan telah menginjak bulan kelima, segera lakukan pemeriksaan ke dokter guna memastikan kesehatan kandungan.

Selain itu, ibu hamil di bulan kelima lebih sering merasakan gerakan janin yang semakin keras. Gerakan tersebut tentu meninggalkan rasa sakit, namun umumnya ibu hamil hatinya sangat senang meski sambil menahan rasa sakit.

Pada bulan ini, ibu hamil hendaknya semakin berhati – hati dalam beraktivitas dan dalam memilih makanan sehat demi menjaga kandungan tetap sehat. Adapun cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menjaga kandungan 5 bulan agar tetap sehat adalah sebagai berikut :

Lakukan pemeriksaan rutin

Mulai dari usia kehamilan awal ibu hamil hendaknya melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin ke bidan atau dokter minimal sebulan sekali, tak terkecuali pada usia kehamilan 5 bulan.

Dengan rutin periksa, Anda akan segera mengetahui informasi – informasi penting mengenai kandungan Anda, apakah janin dalam keadaan normal atau ada kelainan. Dengan demikian, jika ternyata ibu hamil mengalami gangguan kehamilan, maka segera dapat diketahui dan segera diatasi sebelum semuanya terlambat.

Konsumsi makanan bergizi

Tidak cukup dengan rutin memeriksakan kandungan, Anda juga perlu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gizi, vitamin, mineral, zat besi dan protein.

Selain untuk menjaga kesehatan ibu, makanan bernutrisi tinggi sangat bermanfaat untuk membantu tumbuh kembang janin. Makanan yang banyak mengandung nutrisi bermanfaat bisa Anda jumpai pada daging, sayur, buah, tempe, tahu, susu dan lain – lain. Selain itu, anda juga harus menghindari makanan penyebab keguguran.

Jangan terlalu lelah

Memang pada usia kehamilan lima bulan, janin telah bertempat di rahim dengan kuat, sehingga ibu hamil tidak perlu ragu jika mau pergi jalan – jalan ke rumah teman, sanak dan saudara.

Namun ibu hamil jangan terlalu melakukan banyak aktifitas sehingga kecapekan dan kelelahan. Usahakan untuk tidak melakukan aktifitas berat karena bisa berakibat buruk pada kesehatan ibu dan janin, terutama bagi ibu yang memiliki tekanan darah rendah.

Menjaga posisi tidur yang baik

Jangan menyepelekan posisi tidur di usia kehamilan 5 bulan. Tidurlah dengan posisi yang nyaman dan aman serta tidak menekan perut.

Tidur dengan posisi yang benar lebih membuat istirahat menjadi berkualitas. Bagaimana posisi tidur yang benar untuk ibu hamil 5 bulan ? Silahkan simak penjelasan berikut ini :

Posisi Tidur Ibu Hamil 5 Bulan

Kali ini, janin telah memasuki usia yang ke 5 bulan. Anggota tubuh sudah banyak yang terbentuk, organ tubuh juga terbentuk bahkan ada yang mulai berfungsi. Oleh karena itu, menjaga kehamilan di usia ini sangatlah penting sebab janin telah tumbuh dan berkembang menginjak tahap pertengahan.

Banyak ibu hamil yang berusaha menjaga kandungan dengan mengatur pola makan sehat, olah raga teratur, senam, menghindari makanan – makanan tertentu dan lain – lain, namun mereka melupakan posisi tidur ibu. Untuk itu, disini perlu saya ulas mengenai posisi tidur yang baik saat hamil 5 bulan :

Jangan tidur tengkurap

Setelah usia kandungan memasuki usia trimester kedua (4-6 bulan) perut ibu mulai membuncit, sehingga posisi tidur harus disesuaikan dengan bentuk perutnya.

Tidak semua posisi tidur aman dan nyaman bagi ibu hamil di usia ini, terutama posisi tengkurap. Posisi tidur tengkurap sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena perut tertekan oleh badan ibu sehingga mengganggu perkembangan janin.

Dianjurkan tidur posisi miring

Ibu hamil supaya menghindari tidur dengan posisi terlentang dan memilih posisi miring. Posisi tidur terlentang sebenarnya tidak membahayakan perkembangan janin, tapi bisa berdampak buruk untuk ibu, yaitu beresiko sakit pinggang dan gangguan pernafasan.

Hal ini disebabkan karena posisi janin diatas pinggang membuat beban besar yang akhirnya mendesak beberapa organ dalam tubuh.

Hamil 5 bulan perut sakit, kenapa ya ?

Terkadang ibu hamil mengalami sakit perut yang datang dengan tiba – tiba meskipun usia kandungan telah memasuki 5 bulan. Keadaan ini memang perlu diwaspadai karena sakit perut saat hamil itu ada yang tergolong normal dan ada yang berbahaya. Sakit perut yang normal dan tidak membahayakan janin umumnya tidak berlangsung lama dan rasa sakitnya tidak terlalu.

Jika ternyata sakit perut semakin menjadi – jadi, segera saja lakukan pemeriksaan ke dokter. Dengan begitu, Anda akan segera tahu apa penyebab sakit perut yang sedang Anda alami, apakah termasuk sakit perut yang berbahaya atau tidak.

Konsultasi ke dokter adalah langkah paling tepat untuk mengatasi masalah ini, jangan malah mengkonsumsi obat sakit perut yang dijual umum karena konsumsi obat tanpa resep dokter bisa membahayakan kesehatan janin.

Perkembangan janin usia kandungan 5 bulan dan beberapa hal terkait yang kami tulis diatas tentu memiliki banyak kekurangan, namun setidaknya dengan membaca informasi diatas, bisa menambah pengetahuan tentang perawatan kandungan agar tidak sampai terjadi hal – hal buruk yang tidak diinginkan. Bagikan kepada orang lain agar informasi ini semakin banyak dibaca orang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *