Tanda Wanita Hamil Bayi Kembar, Ternyata Ini Bedanya

  • Whatsapp
ciri wanita hamil bayi kembar
Gambar ilustrasi (sumber : pxhere.com)

Tanda wanita hamil bayi kembar – Kehamilan merupakan momen yang sangat istimewa bagi pasangan suami istri, apalagi bagi mereka yang telah lama menikah. Bagi pasangan suami istri yang sudah punya anak, kehamilan memang terlihat biasa. Namun bagi yang belum punya anak, kehamilan adalah sesuatu yang begitu dinanti dan diidam-idamkan.

Ketika wanita mulai merasakan tanda kehamilan, kebahagiaan dalam rumah tangga pun terasa semakin lengkap. Tak heran jika seorang suami sampai jingkrak – jingkrak kesenangan saat melihat hasil test menunjukkan positif hamil.

Muat Lebih

Seiring berjalannya waktu, usia kehamilan pun semakin bertambah dan perut semakin membuncit. Pada saat itulah, pasangan suami istri mulai bertanya-tanya, kira-kira bayi dalam kandungannya cewek atau cowok, normal atau tidak, bayi kembar atau bukan dan lain – lain.

Tanda Wanita Hamil Bayi Kembar

Untuk sedikit melegakan keingintahuan mereka, akan kita bahas tanda kehamilan bayi kembar dengan tujuan mempermudah Anda dalam mencari informasi seputar kehamilan.

Sebenarnya kehamilan bayi kembar bisa diketahui dengan jelas melalui USG, namun jika Anda ingin segera mengetahuinya maka bisa mengamati beberapa ciri kehamilan kembar berikut ini :

Gejala kehamilan Lebih Dahsyat

Pada umumnya wanita hamil akan mengalami tanda kehamilan seperti mual, muntah, mudah lelah dan lain-lain. Gejala kehamilan yang dialami ibu hamil kembar terlalu dahsyat. Bahkan sampai tetangga sekitar mengatakan dirinya terlalu manja dan mengada-ada.

Dengan demikian bisa kita simpulkan, salah satu ciri kehamilan bayi kembar adalah gejala kehamilan yang cukup berat melebihi gejala hamil pada umumnya.

Hal ini disebabkan karena sirkulasi hormon dalam tubuh yang extra keras. Selain mual, muntah dan mudah lelah, payudara ibu hamil bayi kembar akan menjadi lebih sensitif, perut terasa lapar terus dan menjadi sering buang air kecil.

Kepala Sering Pusing

Ibu hamil bayi kembar umumnya sering pusing-pusing karena mengalami anemia atau kadar zat besi rendah. Pada umumnya mual dan muntah hanya terasa di pagi  hari, namun bagi ibu hamil anak kembar mual dirasakan hingga malam sepanjang hari.

Karena seringnya mual dan muntah akhirnya kepala menjadi pusing dan terasa berat. Apabila Anda sering pusing maka jangan gampang-gampang mengkonsumsi obat pusing. Konsultasikan dulu kepada dokter apakah obat pusing yang akan Anda konsumsi berefek buruk pada janin atau tidak.

Berat Badan Meningkat Pesat Ketika Hamil Bayi Kembar

Kenaikan berat badan yang dialami oleh ibu hamil bayi kembar meningkat drastis, terutama pada saat memasuki usia kehamilan trimester kedua. Kenaikan berat badan ini terjadi karena dalam janin yang ada di dalam rahim lebih dari satu, sehingga tidak seperti peningkatan berat badan ibu hamil pada umumnya.

Peningkatan berat badan yang terlalu cepat merupakan tanda kehamilan bayi kembar yang pertama kali bisa dirasakan. Ketika usia kandungan memasuki trimester ketiga perut terasa semakin berat, tangan dan kaki bengkak dan terkadang nafas menjadi sesak.

Ibu hamil bayi kembar bisa merasakan bahwa ukuran perutnya tidak sesuai dengan umur kandungan. Usia kandungan 8 minggu pada bayi kembar bisa terlihat seperti usia kandungan 10-12 minggu, sehingga berat badan ibu pun meningkat drastis.

Ketika Anda memeriksakan kandungan dengan ciri seperti tersebut diatas, biasanya dokter menyarankan agar Anda melakukan USG guna memastikan keberadaan janin dalam kandungan, jumlahnya berapa dan keadaannya bagaimana.

Jika hasil USG menunjukkan positif hamil bayi kembar, maka jangan kaget. Ukuran perut akan terus membesar dengan cepat melebihi ukuran perut wanita hamil pada umumnya. Besar ketinggian perut ibu hamil, umumnya adalah 38-40 cm, sedangkan besar ketinggian perut ibu hamil kembar bisa mencapai 48cm.

HCG Naik Pesat

Hormon kehamilan atau HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) pada ibu hamil bayi kembar akan meningkat dengan pesat. Hormon HCG dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kehamilan tetap sehat sampai plasenta berkembang.

Hormon ini bisa dideteksi dengan melakukan test darah atau dengan test air seni. Untuk mengetahui seberapa besar HCG, silahkan periksa ke dokter kandungan terdekat.

Terdengar 2 Denyut Jantung

Setiap kali Anda melakukan pemeriksaan kandungan ke dokter atau bidan, biasanya mereka mendengarkan denyut jantung janin dengan menggunakan alat “pendengar”.

Pada usia kandungan awal, denyut nadi belum bisa dibedakan, namun pada usia kandungan sekitar 12 minggu denyut jantung sudah bisa dibedakan dengan menggunakan alat khusus. Pada usia kandungan 28 minggu biasanya dokter sudah bisa memastikan apakah Anda mengandung bayi kembar atau tidak.

Tanda Wanita Hamil Bayi Kembar yang kami tulis diatas bisa Anda gunakan untuk mendeteksi lebih awal tentang kehamilan Anda. Adapun selanjutnya, silakan melakukan USG guna memastikan kondisi janin. Sekian, semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *