Proses Ibu Hamil Tahap Demi Tahap

  • Whatsapp
proses ibu hamil
Gambar ilustrasi (sumber : pixabay.com)

Proses ibu hamil – Kehamilan adalah suatu keadaan dimana ibu hamil sedang mengandung makhluk baru di dalam rahim setelah terjadinya proses pembuahan. Masa kehamilan yang dijalani oleh  perempuan normalnya adalah 9 bulan atau 40 minggu, dan dalam jangka waktu tersebut janin terus berkembang dengan cepat hingga akhirnya janin lahir ke dunia dengan sempurna melalui jalan lahir.

Proses kehamilan ibu terjadi tahap demi tahap mulai dari ovulasi, konsepsi, hingga implantasi dalam rahim.

Muat Lebih

Tahapan kehamilan tersebut semuanya terjadi dengan keadaan yang sangat luar biasa sebagai salah satu wujud tanda kebesaran Sang Pencipta. Proses kehamilan yang pertama kali terjadi adalah proses konsepsi atau pembuahan.

Tidak ada satupun orang yang tahu secara pasti kapan terjadinya proses konsepsi itu, termasuk ahli medis.

Oleh sebab itulah, dokter menghitung kehamilan atas dasar HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), meskipun sebenarnya proses kensepsi tidak terjadi pas waktu itu. Secara lengkap tahap kehamilan akan kami ulas pada artikel berikut ini.

Proses Ibu Hamil

Kehamilan yang dialami oleh seorang wanita tidak terjadi serta merta, tapi melalui beberapa proses. Tahap demi tahap kehamilan akan dilalui oleh ibu hamil setelah sel telur berhasil dibuahi oleh sel sp*rma. Proses kehamilan tersebut mulai awal hingga akhir adalah sebagai berikut :

Proses Ovulasi

Ovulasi adalah suatu keadaan dimana sel telur wanita (ovum) keluar dari indung telur (ovarium).

Indung telur didalamnya terdapat folikel (kantung – kantung) dan didalam kantung tersebut terdapat sel telur dan cairan lain. Ketika kantung tersebut telah matang, kantung tersebut pecah sehingga sel telur didalamnya keluar. Itulah yang disebut dengan ovulasi.

Kenaikan Hormon

Setelah terjadi proses ovulasi, folikel dalam indung telur tersebut berkembang  dan membentuk korpus luteum yang berfungsi melepaskan hormon.

Hormon yang dilepaskan oleh korpus luteum berguna untuk membantu penebalan dinding rahim yang berfungsi untuk mempersiapkan rahim dalam menerima proses kehamilan berikutnya.

Proses Berjalan Telur ke Tuba Fallopi

Sel telur yang telah lepas dari indungnya akan bergerak menuju ke tuba falupi dan bertempat di tuba falupi selama kurang lebih satu hari (24 jam). Sel telur bertempat di tuba falupi ini umumnya terjadi dua minggu setelah hari pertama haid.

Banyak orang yang mengistilahkan keadaan ini dengan masa subur wanita, karena jika sel telur berhasil dibuahi oleh sel sp*rma maka kehamilan akan segera terjadi.

Sebenarnya kapan terjadinya masa subur itu tidak diketahui secara pasti, namun banyak diantara mereka yang mengatakan bahwa masa subur itu terjadi selama 4 hari, yaitu hari ke 12 sampai 16 dihitung dari hari pertama datang bulan / menstruasi.

Mengapa masa subur dihitung 4 hari padahal sel telur hanya mampu bertahan satu hari di tuba falupi ? karena yang digunakan sebagai patokan perkiraan masa subur wanita bukan hanya sel telur tapi sp*rma juga. Sel Sp*rma bisa bertahan hidup selama 4 hari (72 jam) sehingga tidak salah jika banyak orang yang berpendapat bahwa masa subur itu diperkirakan antara tanggal 12 sampai 16 mulai dari hari pertama lahir

Pada saat sel telur bersemayam di tuba falupi itu ternyata berhasil dibuahi maka akan segera terjadi proses kehamilan berikutnya, namun jika sel telur tidak berhasil dibuahi maka sel telur akan bergerak menuju ke rahim lalu hancur.

Karena sel telur tidak dibuahi maka penebalan dinding rahim luruh bersama dengan sel telur yang hancur didalamnya melalui proses menstruasi.

Proses Fertilisasi

Bertemunya sel sp*rma dengan sel telur di tuba falupi akhirnya terjadilah proses pembuahan (fertilisasi). Pada saat pembuahan inilah gen bayi ditentukan, termasuk jenis kelaminnya telah ditetapkan.

Jika sel sp*rma yang membuahi sel telur itu berkromosom X maka bayi berjenis kelamin perempuan, sedangkan jika kromosom sel sperma tersebut adalah Y, maka jenis kelamin bayi laki – laki.

Proses Implantasi

Sel telur yang berhasil dibuahi (zigot) selanjutnya akan bertempat dan berkembang dituba falupi selama 3 – 4 hari membentuk embrio. Selanjutnya embrio berjalan menuju ke rahim dan menempel di dinding rahim.

Proses menempelnya embrio pada dinding rahim ini disebut dengan proses implantasi. Biasanya proses ini disertai dengan keluarnya bercak darah tanda hamil. Darah yang keluar karena proses implantasi kadang terjadi dengan disertai kram perut ringan.

Tanda Hamil Muncul

Setelah proses implantasi berlangsung, tanda kehamilan mulai tampak. Beberapa tanda kehamilan yang muncul antara lain adalah sebagai beikut :

  • Mual dan muntah (morning sickness)
  • Badan mudah lelah
  • Ngidam makanan tertentu
  • Frekuensi buang air kecil meningkat
  • Susah BAB
  • Suhu basal tubuh meningkat
  • Telat datang bulan

Setelah tanda awal kehamilan tersebut muncul, silahkan lakukan test kehamilan untuk memastikan apakah Anda benar – benar hami atau tidak. Test kehamilan bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan menggunakan testpack.

Memastikan kehamilan dengan testpack adalah salah satu cara test kehamilan yang praktis dan mudah dilakukan.

Itulah proses ibu hamil tahap demi tahap yang kami ulas secara ringkas. Semoga dengan membaca tulisan ini Anda bisa mendapatkan informasi yang sedang Anda cari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *