Keluar Gumpalan Darah Saat Hamil Muda, Berbahaya?

  • Whatsapp
gumpalan darah saat hamil
Gambar ilustrasi (sumber : misawa.af.mil)

Gumpalan darah saat hamil – Seorang wanita yang sedang hamil pasti ditandai dengan beberapa tanda kehamilan yang umumnya membuatnya bertanya – tanya, apakah kehamilannya normal atau tidak.

Salah satu tanda yang kerap menimbulkan keraguan adalah keluarnya bercak darah saat hamil muda. Memang keraguan yang ada di dalam hati ibu hamil ini wajar, apalagi bagi wanita yang baru pertama kali hamil.

Muat Lebih

Sebenarnya bercak darah yang keluar dari jalan lahir di usia kehamilan muda adalah tanda kehamilan normal. Bercak darah tersebut terjadi karena pendarahan implantasi (implantasi bleeding) yaitu proses menempelnya embrio pada dinding rahim.

Darah yang keluar karena proses implantasi ini hanya sedikit dan terjadi dalam jangka waktu pendek.

Jika pendarahan yang terjadi saat hamil muda ternyata banyak dan tak kunjung henti, apalagi disertai kram hebat, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Lalu bagaimana jika yang keluar itu tidak hanya sekedar darah, tapi berwujud gumpalan darah ???

Gumpalan Darah Saat Hamil Muda

Sebagaimana yang telah dijelaskan diatas bahwa pendarahan tanda hamil normal itu hanya sedikit, waktu terjadi tidak terus-terusan dan tidak disertai dengan kram perut yang terlalu hebat.

Jika ternyata yang keluar adalah gumpalan darah, maka Anda perlu waspada dan segera memeriksakan kandungan ke dokter spesialis kebidanan atau dokter kandungan.

Gumpalan darah yang keluar saat hamil muda bisa jadi sebagai pertanda keguguran kandungan. Sebenarnya keguguran itu ada beberapa macam, ada yang masih bisa diselamatkan dan ada yang sudah tidak bisa diselamatkan.

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai beberapa jenis keguguran yang dialami oleh ibu hamil :

1. Abortus Iminem (ancaman keguguran)

Ancaman keguguran / abortus iminem ini masih bisa diselamatkan. Janin masih hidup tapi perlu penguat kandungan untuk bisa bertahan sampai siap lahir. Sebagai langkah penyelamatan, biasanya ibu hamil disarankan untuk bed rest (istirahat total ditempat tidur) dan diberi obat penguat kandungan.

2. Abortus insipien / keguguran sedang berlangsung

Pada keguguran jenis ini, janin sebenarnya sudah meninggal namun masih berada di dalam rahim. Tindakan yang dilakukan oleh dokter untuk menangani kasus ini biasanya adalah dengan dikuret agar rahim ibu hamil bersih dan tidak beresiko terkena penyakit.

3. Abortus inkomplit / keguguran inkomplit

Yaitu keguguran dimana janin telah meninggal, sebagian sudah keluar melalui jalan lahir namun sebagian masih berada di dalam rahim. Tindakan dokter sama dengan abortus insipien, yaitu melakukan kuret agar rahim bersih.

4. Abortus Komplit /keguguran komplit

Keguguran jenis ini adalah keguguran komplit, artinya janin telah mati dan keluar semua melalui jalan lahir. Dokter akan melakukan kuret dalam menangani keguguran ini.

Hal yang Harus Dilakukan

Untuk menghadapi keadaan ini, sebaiknya tata hati agar tetap tenang, jangan panik dan segera lakukan pemeriksaan kehamilan ke dokter spesialis kebidanan atau spesialis kandungan.

Jika hasil pemeriksaan dokter ternyata adalah keguguran, maka bersabarlah dan pasrahkan semua pada Sang Pencipta. Kami berharap semoga gumpalan darah yang sedang menimpa Anda bukanlah akibat keguguran, tapi hanya karena faktor lain.

Gumpalan darah saat hamil muda memang perlu diwaspadai. Tetaplah yakin bahwa apa yang menimpa Anda hanyalah sebuah keluhan kehamilan biasa yang tidak membahayakan janin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *